3 Januari 2010. Semua orang juga tau kalau negara Jepang adalah produsen motor terbesar di dunia, dan mereka memiliki sejumlah merek motor yang sudah terkenal, HONDA, YAMAHA, KAWASAKI, dan SUZUKI. Asal tau saja, ternyata modifikasi motor yang lagi ngetrend sekarang ini khususnya di Indonesia bukan lagi memainkan motor Jepang keluaran terbaru, tetapi juga modifikasi motor lawas alias motor tua jadi selera Jepang dengan sebutan ‘Japs Style’. Yang berkembang bukan saja modif untuk motor lawas Jepang, tetapi juga diikuti oleh motor-motor lawas Amerika (HD) dan juga motor Eropa lainnya.
Sejarah Singkat Japs Style
Sebenarnya modif aliran Japs Style ini
memang sudah cukup lama beredar, sejak tahun 1990-an aliran Japs Style
sudah dikenal di Husibuya Tokyo Jepang dengan sebutan Braddty Style.
Dalam perkembangannya, Japs Style
memiliki berbagai macam aliran, antara lain Braty Style, Street Tracker,
Flat Tracker, Street Demon, Japaneesse South Carolina, dan juga Cafe’
Racer. Jadi, pada awalnya muda-mudi Jepang mencontek gaya builder
Amerika yang dikenal dengan desain Socal (South California), disana
mereka mengadopsi motor pabrikan negaranya sendiri.
Japs Style di Indonesia
Bagaimana sejarahnya aliran Japs Style
sampai ke Indonesia? Dari beberapa literatur yang ada, konon modif ini
dibawa oleh anak muda asal Bandung, yaitu Franky Morry Astorianto
pemilik bengkel modifikasi motor ‘Yasashi Garage’. Yang tidak disangka
adalah, Franky tidak pernah menyangka kalau hobi dari utak-atik motor
yang dilakoninya kini bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Dengan
bendera usaha Yasashi Garage, ia bersama dengan 5 orang builder lainnya
siap menyulap motor tua jadi macho.
Lagi-lagi Bandung memang segalanya bagi
dunia bikers. Bandung sangat dikenal dengan ide-ide, maupun kreatifitas
yang luar biasa, bahkan sangat liar dalam berkreasi. Punya gaya, maupun
khas modifikasi dari berbagai belahan dunia, termasuk desain modif dari
negeri Sakura Jepang ataupun negara lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar